Pengobatan

Faktor Risiko Mata Ikan dan Pengobatannya

Mata ikan, atau biasa dikenal dengan nama clavus, adalah penebalan kulit akibat tekanan dan gesekan yang terjadi berulang kali. Mata ikan biasanya berbentuk bulat berukuran lebih kecil dibanding kapalan, dan memiliki bagian tengah keras yang dikelilingi kulit yang meradang. Penebalan yang berlebihan pada bagian kulit yang berubah menjadi mata ikan juga bisa menimbulkan rasa nyeri. Bagian tubuh yang paling sering terkena mata ikan adalah kaki.

Mata ikan lebih banyak menimpa wanita dibanding pria, karena wanita lebih sering menggunakan sepatu yang tertutup dengan ukuran yang tidak nyaman.

Faktor Risiko Mata Ikan dan Pengobatannya
http://www.fahmyherbal.com

Sedangkan di bawah ini adalah beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena mata ikan, yaitu:

  1. Hammertoe. Kelainan atau cacat pada jari kaki yang bengkok dan berbentuk seperti cakar.
  2. Tidak menggunakan sarung tangan. Menggunakan alat yang membutuhkan ketrampilan tangan terlalu lama tanpa mengenakan sarung tangan akan mengakibatkan kulit tangan bergesekan dengan alat kerja dan berisiko menyebabkan mata ikan.
  3. Bunion. Kondisi di mana muncul penonjolan pada sendi pangkal jempol kaki yang terbentuk dari tulang.
  4. Orang dengan kelainan kelenjar keringat.
  5. Memiliki bekas luka atau kutil.
  6. Kebiasaan berjalan dengan sisi dalam atau sisi luar kaki.

Gejala Mata Ikan

Mata ikan menimbulkan kelainan pada kulit, yaitu penebalan, pengerasan, serta penonjolan pada kulit. Kulit juga dapat menjadi bersisik, kering, atau berminyak. Mata ikan dapat menimbulkan rasa nyeri, terutama bila ditekan. Yang membedakan dengan kapalan adalah timbulnya peradangan dan rasa nyeri pada mata ikan.

Baca Juga:  Obat Tradisional Pembersih Rahim Setelah Melahirkan
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close